Majene, (Humas) - Kepala Subbagian Tata Usaha Kankemenag Kab. Majene, H. Andi Amrullah Akil bertindak sebagai pembina apel pagi yang berlangsung di halaman PLHUT Kankemenag Kab. Majene, Rabu (22/7/2026). Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh ASN untuk memperkuat budaya tabayyun, meningkatkan kompetensi, serta menjaga suasana kerja yang harmonis demi terwujudnya pelayanan yang semakin berdampak bagi masyarakat.
Mengawali arahannya, Kasubbag TU mengingatkan pentingnya bersikap bijak dalam menerima setiap informasi. Ia mengatakan bahwa ASN harus menghindari penyebaran berita bohong atau hoaks dengan selalu mengedepankan prinsip tabayyun, yakni mencari kejelasan dan memastikan kebenaran informasi sebelum menyimpulkan ataupun menyebarkannya. Sikap tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga persatuan dan keharmonisan di lingkungan kerja.
Ia juga mengajak seluruh ASN untuk terus menghidupkan semangat kebersamaan melalui slogan, "Kita Bisa Karena Bersama, dan Karena Bersama Kita Pasti Bisa." Ia mengatakan bahwa keberhasilan organisasi tidak ditentukan oleh kemampuan individu semata, tetapi oleh kekompakan, saling menghargai, dan kerja sama seluruh unsur di lingkungan Kementerian Agama.
Dalam kesempatan tersebut, Kasubbag TU turut menjelaskan bahwa Kementerian Agama Kab. Majene saat ini tengah melaksanakan sosialisasi Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1150 Tahun 2025 di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA). Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman yang utuh kepada ASN mengenai kedudukan dan uraian tugas jabatan, sehingga implementasi regulasi dapat berjalan dengan baik, adil, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman dalam pelaksanaannya.
Selain memahami regulasi, Kasubbag TU menekankan pentingnya menjaga kondusivitas kantor sebagai modal utama dalam meningkatkan kinerja organisasi. Lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan penuh rasa saling menghormati akan mendorong lahirnya budaya kerja yang produktif serta memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga mengingatkan seluruh ASN agar tidak berhenti belajar. Ia menyampaikan bahwa setiap pegawai harus terus meningkatkan kemampuan atau upgrade skill, terutama dalam penguasaan teknologi informasi, komunikasi, dan kompetensi teknis sesuai bidang tugas masing-masing agar mampu menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin berkembang.
Secara khusus, Kasubbag TU berpesan kepada para konseptor persuratan untuk memperbanyak literasi dan memperkaya referensi dalam menyusun naskah dinas. Ia menegaskan bahwa surat resmi bukan sekadar media komunikasi, tetapi juga mencerminkan kualitas, profesionalisme, dan kredibilitas sebuah instansi. Oleh karena itu, setiap naskah harus disusun dengan bahasa yang baik, sesuai kaidah, jelas, serta memiliki substansi yang berkualitas.
"Mari kita menjadi ASN yang selalu mengedepankan tabayyun, menjaga persatuan, terus belajar, dan meningkatkan kompetensi. Dengan budaya kerja yang harmonis dan semangat memperbaiki diri, insyaallah Kementerian Agama akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sesuai semangat Kemenag Berdampak," pungkasnya.
Foto : Kadir
Kontributor : Rafidah Abdul Rahman
Daerah
Kasubbag TU Kemenag Majene: Tabayyun dan Tingkatkan Kompetensi untuk Wujudkan ASN Berdampak
- Kamis, 23 Juli 2026 | 07:27 WIB