Menginspirasi dan Mengubah: 21 Murid Khatib Muda dari MAN 1 Majene Pimpin Shalat Jumat Serentak di Polewali Mandar dan Majene

Belajar Kerja Nyata (BKN) MAN 1 Majene

MAJENE – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majene kembali menggelar program andalannya, Belajar Kerja Nyata (BKN), yang tahun ini telah mencapai angkatan ke-V. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai dari 26 hingga 29 November 2025, tidak hanya menjadi ajang pengabdian, tetapi juga menjadi panggung pembuktian bagi siswa-siswi dalam mengasah karakter dan kepemimpinan.

Puncak kegiatan yang paling menarik perhatian terjadi pada hari ketiga, Jumat, 28 November 2025. Sebanyak 21 murid MAN 1 Majene secara serentak mengemban tugas mulia sebagai khatib Shalat Jumat di 21 masjid yang tersebar di lima desa Kabupaten Polewali Mandar dan dua desa di Kabupaten Majene. Momen langka ini menjadi sejarah baru, menunjukkan kesiapan generasi muda madrasah dalam memimpin umat dan menyampaikan pesan-pesan keagamaan.

Integrasi Kurikulum Cinta dan Karakter: BKN Bukan Sekadar Pengabdian Biasa
Kepala MAN 1 Majene menjelaskan bahwa BKN adalah program kokurikuler yang dirancang khusus untuk mengintegrasikan kurikulum berbasis Cinta dan pengembangan karakter murid.

“BKN adalah laboratorium nyata bagi siswa kami. Mereka tidak hanya belajar tentang teori di kelas, tetapi juga mempraktikkannya dengan sentuhan cinta dan kepedulian di tengah masyarakat. Aksi menjadi khatib serentak ini adalah bukti bahwa karakter kepemimpinan dan spiritual mereka telah matang,” ujar beliau.

Lokasi BKN Angkatan V meliputi:
•    Kabupaten Polewali Mandar: Desa Tanddassura, Desa Napo, Desa Tangan Baru, dan Desa Alu.
•    Kabupaten Majene: Desa Adolang dan Desa Adolang Dhua.

Lebih dari 21 Khatib, Ada Ragam Kegiatan Menyentuh Hati Warga Desa
Selain peran monumental sebagai khatib, para peserta BKN juga disibukkan dengan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Program BKN kali ini dikemas padat dengan:
•    Pendidikan: Bimbingan TPA (Taman Pendidikan Al-Qur'an) dan pembelajaran di sekolah-sekolah SD dan SMP.
•    Ekonomi Kreatif: Pelatihan dan pembuatan produk lokal UMKM, memberikan dampak ekonomi langsung.
•    Spiritual dan Sosial: Yasinan, Kultum (Kuliah Tujuh Menit), kerja bakti membersihkan lingkungan, dan senam bersama warga.
•    Budaya: Kunjungan ke situs-situs bersejarah setempat, menumbuhkan kesadaran akan warisan budaya.

“Kami bangga melihat antusiasme masyarakat. Kegiatan BKN ini sungguh membuktikan bahwa pendidikan madrasah bukan hanya mengejar ilmu dunia, tetapi juga membentuk pribadi yang siap mengabdi dan membawa perubahan positif di lingkungannya,” tutup salah satu guru pembimbing.

​​​​​​​

Antusiasme Masyarakat Pecah: Warga Desa Meminta Waktu Pengabdian Ditambah!
Respons dari masyarakat di tujuh desa sasaran program ini sungguh memecahkan rekor. Antusiasme masyarakat dalam menyambut dan berpartisipasi dalam program BKN dilaporkan sangat baik.

Saking berkesannya kegiatan ini, para tokoh masyarakat bahkan menyampaikan permintaan khusus kepada pihak MAN 1 Majene.

“Kami berharap kegiatan BKN ini dapat ditambah waktunya di desa kami. Dampak positifnya sangat terasa, terutama dalam pembinaan spiritual dan semangat gotong royong anak-anak kami,” ungkap salah satu perwakilan kepala desa.

Di balik kesuksesan para murid, ada dukungan penuh dari 19 guru pendamping yang bertindak sebagai mentor, fasilitator, dan penjamin kualitas. Mereka menetap dan menemani murid selama empat hari penuh di lokasi, memastikan setiap kegiatan — mulai dari mengajar hingga kerja bakti — berjalan terstruktur dan memberikan dampak maksimal.

Kehadiran tim guru yang solid ini menjamin bahwa setiap kegiatan yang dilaksanakan terintegrasi dengan tujuan kokurikuler sekolah, sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan murid dalam berinteraksi dengan lingkungan baru.

Kegiatan BKN Angkatan V MAN 1 Majene ini diharapkan menjadi model inspiratif bagi lembaga pendidikan lain dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter kuat dan jiwa pengabdian yang tinggi.


Daerah LAINNYA