Lolos Penilaian PMPZI Tahap II, Kasi PAI Kemenag Majene Beri Ucapan Selamat dan Motivasi

Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majene, Jalal

MAJENE – Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majene pada Apel Pagi tadi, Selasa (20/01) menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada sejumlah Satuan Kerja (Satker) yang berhasil lolos pada Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) Tahap II.

​Satker yang dinyatakan lolos dan selanjutnya diusulkan menjadi pilot project pembangunan Zona Integritas (ZI) tersebut meliputi:
​Kantor Kemenag Polewali Mandar
​Kantor Kemenag Mamasa
​MTsN 1 Pasangkayu
​MTsN 1 Polewali Mandar
​MAN 1 Majene

​ Apresiasi untuk MAN 1 Majene

​Kasi PAI Kemenag Majene secara khusus menyoroti keberhasilan MAN 1 Majene yang menjadi salah satu madrasah unggulan yang lolos ke tahap Usulan pilot project ZI WBK tahun 2026, Capaian ini dianggap sebagai bukti nyata komitmen lembaga pendidikan di Majene dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani.

​"Selamat kepada seluruh Satker yang lolos, khususnya MAN 1 Majene. Ini adalah prestasi luar biasa yang menunjukkan bahwa kerja keras kita dalam membangun sistem yang transparan dan akuntabel membuahkan hasil," ujarnya.

Penyemangat bagi Kemenag Majene

​Lebih lanjut, Jalal menegaskan bahwa keberhasilan ke-lima satker  ini harus menjadi pemantik semangat bagi internal Kantor Kemenag Kabupaten Majene.

Ia berharap capaian ini menjadi motivasi besar bagi seluruh pegawai untuk berbuat lebih maksimal.

​"Prestasi ini harus menjadi cermin dan motivasi bagi kita di Kantor Kemenag Majene. Kita harus mulai bersiap lebih awal, membenahi setiap instrumen penilaian, dan memperkuat komitmen bersama agar di tahun ini kita bisa menyusul kesuksesan tersebut sebagai satker ZI, dan ini membutuhkan kepemimpinan yang kuat serta kerja keras dan disiplin tinggi dari semua", tambahnya.


Persiapan lebih dini

Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) memerlukan konsistensi. Dengan adanya beberapa satker di Sulbar yang menjadi usulan pilot project, Kemenag Majene berkomitmen untuk melakukan  akselerasi persiapan dokumen serta inovasi layanan publik sejak dini.

​Diharapkan, dengan persiapan yang matang dan belajar dari keberhasilan satker lain, Kemenag Majene mampu memberikan performa terbaik dalam penilaian PMPZI tahun ini.


Daerah LAINNYA